Radarlamteng.com, PUNGGUR- Pertama di Lampung Tengah (Lamteng), Kepala Kampung (Kakam) Tanggulangin, Kecamatan Punggur, Rumiati. SE., siapkan disinfection chamber (bilik disinfektan) untuk warga kampung setempat.
Bilik disinfektan yang disiapkan di Balai Kampung itu merupakan hasil produksi DPD Asosiasi Laundry Indonesia (Asli) yang merupakan alat untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.
Rumiati menjelaskan, bahwa penyediaan bilik disinfektan tersebut untuk mengantisipasi kedatangan pemudik yang akan kembali ke kampung halaman menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idhul Fitri mendatang.
“Kita siapkan alat ini karena kemungkinan besar adanya pemudik yang akan kembali ke kampung halaman. Dan sebelum mereka tiba di rumah akan kita lakukan penyemprotan menggunakan bilik ini,”, terang Rumiati, Minggu (5/4/2020).
Istri anggota DPRD Lampung Ir. Midi Iswanto, MH ini juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat melapor bila terdapat keluarga yang akan kembali dari luar daerah untuk dapat di lakukan pendataan.
“Saya mengimbau kepada masyarakat yang akan kembali dari luar daerah agar dapat melapor kepada aparatur kampung setempat untuk di lakukan pendataan serta penyemprotan kepada mereka,” tambahnya.
Dilanjutkannya, bahwa saat ini Kampung Tanggul Angin memiliki 19 daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang diketahui ODP tersebut merupakan warga yang baru datang dari luar daerah, seperti Jakarta, Jogya, bahkan dari luar negeri.
“Saat ini di kampung kita terdapat 19 orang yang di nyatakan masuk daftar ODP, namun mereka juga telah di lakukan arahan untuk dapat melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing, dan beberapa di antaranya juga sudah di nyatakan bebas (negatif),” ungkapnya.
Sementra itu, Ketua DPD Asosiasi Laundry Indonesia (Asli) Lampung Iman Agus Kartawinata mengatakan, bahwa menindak lanjuti intruksi Ketua Umum (Ketum) Asli Apik Primadya tentang melawan dan mencegah terjadinya penyebaran virus Covid-19 yang sedang merebak di Indonesia.
“Untuk menindak lanjuti intruksi Ketum Asli, maka melalui program DPP Asli yang bertemakan “1.000 Camber Asli untuk Negeri” dalam mengantisipasi terjadinya virus mematikan ini,” tuturnya.
Agus juga melanjutkan, kegiatan 1.000 Camber tersebut di lakukan serentak di 20 DPD Asli seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang nantinya akan di letakkan di tempat yang masih melakukan aktifitas, seperti kantor pemerintahan, Rumah Sakit, dan juga tempat Ibadah.
“Kerena mencegah lebih baik dari pada mengobati dan kalau bukan kita siapa lagi, ayo kita bersama-sama peduli pada negeri kita tercinta ini,” pungkasnya.
Sementara ditempat yang sama, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) Lamteng Firdaus Rokain sangat mengapresiasi tindakan yang di lakukan oleh Kepala Kampung Tanggul Angin, Rumiati. Dimana dalam kondisi seperti ini mereka mampu melakukan tindakan yang kemungkinan besar dapat membantu meminimalisir terjadinya penyebaran virus yang mematikan ini.
“Kami pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamteng sangat mengapresiasi aparatur Kampung Tanggul Angin ini. Dan ini merupakan kampung pertama yang memiliki alat seperti ini. Bahkan Pemkab Lamteng pun belum punya alat ini. Semoga alat ini bisa bermanfaat dan dapat mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 yang saat ini sangat di takutkan oleh masyarakat,” harapnya. (cw29/rid)
