Libatkan Masyarakat Kampung Sidodadi Bangun Drainase Sepanjang 1.256 M Dari ADD

Radarlamteng.com, BANGUNREJO-Pemerintah Kampung Sidodadi, Kecamatan Bangunrejo, Lampung Tengah (Lamteng), benar-benar memanfaatkan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di tahun anggaran 2019. Kali ini Kampung Sidodadi membangun proyek drainase sepanjang 1.256 meter di dusun 2, 4 dan 5.

Dengan anggaran yang bersumber dari pemerintah, seperti Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2019 yang diterima Kampung Sidodadi, disalurkan sesuai tahapan dan termin demi kemajuan wilayahnya. Beberapa sektor pembangunan tersebut, menjadi prioritas utama pemerintah Kampung Sidodadi.

”Program pembangunan drainase ini kami laksanakan di tahun 2019, setiap tahunnya kami membangun drainase yang merupakan usulan dari masyarakat. Alhamdulillah selama pekerjaan drainase berjalan dengan lancar, apalagi setelah kami lakukan finising hasil pembangunan drainase sangat memuaskan dan tidak mengecewakan,” ujar Pj Kepala Kampung (Kakam) Sidodadi, Suparyono, kepada Radarlamteng.com, Minggu (22/09/2019).

Pembangunan drainase di pinggir jalan kampung tersebut, dengan melibatkan ratusan warga setempat sebagai pekerjanya dan diawasi oleh TPK Munir dan Eko serta Bendahara Jumali. Dilibatkannya masyarakat dalam pekerjaan drainase tersebut, agar masyarakat Kampung Sidodadi mempunyai pekerjaan. Sebab jika dikerjakan warga sekitar bangunannya akan bagus dan tahan lama.

”Anggaran Dana Desa ini digunakan untuk pembangunan infrastruktur berupa pekerjaan drainase serta pembangunan lainnya yakni, TPT, jalan onderlagh, sumur bor dan lapen. Saya juga mengimbau kepada masyarakat, agar dapat menjaga dan memelihara pembangunan jalan lapen, TPT, sumur bor, onderlagh dan drainase. Supaya awet dan tahan lama serta tidak rusak. Sebab semua pekerjaannya dilakukan oleh TPK dan masyarakat kampung setempat,” harap Suparyono.

Sengaja kita bangun jalan lapen dan onderlagh ini, mengingat jalan ini sangat diharapkan masyarakat, guna mengeluarkan hasil pertanian mereka dari dalam kebun. Karna selama ini jika musim hujan tiba masyarakat setempat mengalami kesulitan melalui jalan ini, untuk itu melalui ADD ini di fokus kan kejalan lapen dan dranaise. Mudah-mudahan setelah kita lapen, bisa memparlancar masyarakat mengeluarkan hasil panennya dan tidak ada lagi air yang menyumbat didrainase.(win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *