Terkait Beras Tak Layak Dan Berkutu, Ini Kata TKSK Terbanggibesar

Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR- Temuan beras tak layak dan berkutu di Kampung Poncowati, Kecamatan Terbanggibesar, di bantah Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Terbanggibesar, Dwi Nurhayati, saat mengunjungi markas Radar Lamteng (grup Radar Lampung) Rabu siang (18/9/2019). Kunjungan tersebut disambut General Manager Radar Lamteng I Gede Putu Kristanto S.Sos.

Menurut, Dwi penemuan beras itu dinilai tidak benar. Terlebih adanya pengiriman pada malam hari.

“Beras itu tidak benar, dan tidak seperti ini. Saya juga kurang tahu masalah beras tidak layak itu. Itu beras mana, beras bulan kapan?. Kalau kami mengirimkan beras langsung dari Bulog,” ujar Dwi.

Meski fakta dilapangan, penemuan beras yang tidak layak itu, memang tidak ada cap Bulog pada karungnya. Ia juga mengatakan, kalau TKSK Terbanggibesar, tidak pernah menerima uang dan membelanjakan barang sendiri.

“Itukan E-Warung yang mengambil uang di Bank dan mereka langsung berkoordinasi dengan Rumah Pangan Kita (RPK) Kecamatan Terbanggibesar, dibawah binaan Bulog. Beras memang tidak ada cap dari Bulog, tapi saya pastikan itu beras Bulog,” tambahnya seraya menunjukkan foto-foto kegiatan penyerahan bantuan, sekaligus menyampaikan bahwa pada beberapa kesempatan penyerahan beras tersebut dihadiri oleh Kakam dan Camat Terbanggibesar.

Dwi menyesalkan warga yang komplain terkait hal itu. Kenapa tidak langsung dipulangkan, jika menerima beras tidak layak. Dan E-Warung juga sudah tandatangan penerimaan. Artinya, beras diterima dan tidak ada masalah.

“Intinya, jika ada warga yang menerima beras itu, saya minta warga mengumpulkan beras nya. Jumlahnya berapa dan akan saya pulangkan,” tandasnya. (cw25)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *