Motor Warga Seputihsurabaya Hilang saat Bekerja di Ladang, Akhirnya Ketemu di Kantor Polisi

Radarlamteng.com, SEPUTIHSURABAYA – Raut wajah Sugiono (52) terlihat sumringah saat datang ke Mapolsek Seputihsurabaya, Lampung Tengah, Selasa (12/5).

Ini setelah sepeda motor yang biasa dia gunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari kini kembali bisa ia ditunggangi. Sebelumnya sempat hilang dicuri maling pada pertengahan April 2026 lalu.

Saat itu, cerita Sugiono yang bekerja sebagai petani, ia sedang aktivitas seperti biasa di ladang. Sepeda motor merk Honda Revo itu dia parkirkan di pinggir lahan garapannya.

“Memang saat itu kontaknya masih menggantung. Karena sudah biasa seperti itu. Biasanya sih aman-aman saja, Mas. Ndelalah (kebetulan) kena sial, motorku dibawa maling,” cerita Sugiono mengenang saat motornya hilang

Warga Kampung Srikaton, Kecamatan Seputihsurabaya mengaku bersyukur motornya bisa kembali.

“Alhamdulillah berkat kerja keras dari pihak kepolisian motor saya bisa kembali saya miliki. Meski motornya buntut tapi surat-suratnya masih lengkap, Mas,” ucapnya.

Dia mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapolsek Sepertisurabaya dan jajarannya serta Kapolres Lamteng beserta jajarannya yang telah mengembalikan motor kesayangannya, bahkan tanpa dipungut biaya sepeserpun. “Alhamdulillah, gratis Mas. Tidak ada biaya,” pungkasnya.

Kapolsek Seputihsurabaya AKP Mahdum Yazin, S.H., M.H, mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H, mengatakan bahwa diserahkannya motor milik korban pencurian itu merupakan hasil pengembangan dari ungkap kasus curanmor Polsek Seputihsurabaya belum lama ini.

Saat penyerahan tersebut, selain milik korban Sugiono ada satu unit kendaraan bermotor lagi yang berhasil diamankan petugas. Tapi belum diambil.

“Hari ini baru ada satu pemilik yang mengambil. Setelah menunjukkan dokumen resmi surat-menyurat, lalu kita cocokan dengan nomor rangka, nomor mesin, dan identitas lainnya baru kita serahkan,” jelasnya.

Untuk satu unit motor yang ada, yakni merk Honda Scoopy pihaknya masih menunggu pemilik sahnya.

“Yang satu lagi kalau ada warga yang merasa kehilangan motor tersebut bisa diambil di Mapolsek Seputihsurabaya dengan menunjukan bukti kepemilikan yang sah,” katanya.

Terkait hal ini, Kapolsek mengimbau agar masyarakat lebih waspada saat meninggalkan sepeda motor ketika melakukan aktivitas di perladangan atau tempat sepi.

“Warga masyarakat dihimbau selalu berhati hati bila menaruh sepeda motor di tempat yang sepi. Serta tetap mengunci ganda kendaraan,” imbaunya.

Kata kapolsek, jalan perladangan yang relatif sepi menjadi salah satu celah bagi orang yang tak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan. (rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *