Dari Pelatihan Jurnalistik, Siswa SMKN 1 Way Pengubuan Perdalam Belajar Wawancara ke Narasumber

Radarlamteng.com,WAY PENGUBUAN – Pelatihan Jurnalistik menjadi salah satu upaya peningkatan sekaligus pengembangan pembelajaran literasi sekolah. Langkah ini ditempuh SMKN 1 Way Pengubuan, Lampung Tengah (Lamteng) selain manarik minat dan bakat juga mendongkrak potensial siswa dalam memahami dunia jurnalistik di era digitalisasi informasi dan teknologi.

Puluhan siswa dan siswi SMKN 1 Way Pengubuan hadir di ruang perpustakaan pada Selasa (3/2/2026), untuk mempelajari ketrampilan dan memperdalam teknik melakukan wawancara dengan narasumber sebagai metode mengumpulkan data, mengambil gambar vidio dan foto lalu mengolah sampai menulis berita dengan dasar-dasar kode etik jurnalistik dan pemenuhan unsur 5W1H.

Lebih lanjut siswa juga diajak untuk mengetahui dan dibekali seputar Undang-Undang Informasi Transaksi dan Elektronik (ITE), sebagai pondasi dalam penggunaan media sosial.

Kepala SMKN 1 Way Pengubuan Margiati,S.Kom,M.Pd mengaku sempat terkejut saat siswa dan siswinya menemuinya dan minta izin untuk melakukan wawancara. Pertanyaan demi pertanyaan digulirkan oleh siswa mulai program sekolah juga capaian prestasi sekolah.

“Saya apresiasi sekali mendapat sesi wawancara dari siswa dan siswi. Hal ini sangat menarik karena anak-anak lebih terlatih untuk berani menggali data dari narasumber. Diharapkan nanti akan bisa makin terampil dari membuat berita hingga menyampaikan informasi keberbagai platform media,” terangnya.

Menurut Margiati, di era globalisasi yang makin deras banjir informasi ini, salah satu yang tidak dapat ditinggalkan adalah setiap orang harus melek informasi yang sangat mudah diakses mulai dari media cetak, elektronik hingga online dan media sosial seperti Instagram, Facebook, Tiktok dan Youtobe.

Ragam kegiatan juga keberhasilan prestasi besar ataupun kecil, jika tidak disampaikan dalam informasi maka tidak akan terakses menjadi sebuah promosi.

Menghadirkan narasumber dari Radarlamteng Group Suci Hartati,S.H diharapkan setelah mengikuti pelatihan jurnalistik, siswa dan siswi SMKN 1 Way Pengubuan akan mampu membuat karya jurnalistik dalam bentuk berita dari ragam kegiatan disekolah dan disebarluaskan di media sekolah dan media sosial.

Adellia Agieta Mehdivikia salah satu siswa mengaku tertarik dengan dunia jurnalistik karena rasa penasarannya untuk mengetahui berbagai tantangan menjadi jurnalistik juga mampu membuat sebuah karya lewat tulisan.

“Saya tertarik dengan jurnalistik, karena sering melihat dan membaca banyak berita yang sering fyp dimedia sosial. Sering penasaran terkait apakah berita ini bohong (hoax) atau benar, dan sekarang saya jadi lebih tahu bagaimana cara untuk mengetahui jawabannya, juga lebih hati-hati dimedia sosial setelah paham tentang UU ITE,” paparnya.(sci/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *