Radarlamteng.com,TERBANGGI BESAR – Pentingnya penguasaan teknologi dan informasi diera digitalisasi yang sangat cepat ini menjadi langkah bagi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Lampung Tengah (Lamteng) untuk menyelenggarakan kegiatan dengan sosialisasi dan pelatihan jurnalistik.
Kegiatan ini dilaksanakan di aula meeting room MAN 1 Lampung Tengah pada Selasa (20/1/2026) yang diikuti oleh peserta didik mulai OSIS, perwakilan ekstrakurikuler, mediagrafi serta tenaga pendidik bidangstudi Bahasa Indonesia. Upaya ini sekaligus sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah untuk melahirkan generasi bangsa yang melek teknologi dan informasi diera globalisasi.
Kepala MAN 1 Lampung Tengah Hi.Wiratno,M.Pd melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Faulina menyambut baik pelatihan jurnalistik yang
menghadirkan narasumber Suci Hartati, S.H dari Surat Kabar Harian (SKH) Radarlamteng. Group.
” Kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini dinilai penting karena menjadi wadah pembinaan dan penguatan nilai-nilai pendidikan, karakter, serta kesadaran berbangsa dan bernegara,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan tersebut, tambah ia MAN 1 Lampung Tengah berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial.
Kemudian semangat kebangsaan yang tinggi dan mampu mengikuti arus perkembangan teknologi dan informasi secara cepat dan tepat, disertai pondasi pemahaman Undang-Undang Informasi Transaksi dan Elektronik (ITE).
Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya peran pendidikan dalam membentuk generasi muda yang cerdas secara intelektual, emosional, dan moral.Saat ini salah satu yang menjadi bagian penting adalah setiap orang tidak terlepas dari media sosial.
Namun juga penting bagaimana pengguna media sosial dapat mempergunakan media sosial secara bijak dan jangan sampai terjerat hukum dengan pelanggaran UU ITE dan Kitab UU Hukum Pidana (KUHP).
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode penyampaian materi pengenalan dasar dunia jurnalistik, teknik membuat berita hingga penyebaran informasi ke media sosial serta teknik mengambil gambar baik foto dan vidio.
Diskusi interaktif, dan tanya jawab berjalan dengan antusias hingga mengikuti seluruh rangkaian acara. Ditandai dengan keaktifan dalam berdiskusi serta respons positif terhadap materi yang disampaikan oleh narasumber.
Arin salah satu siswa mengutarakan berbagai hal yang ingin diketahui seputar dunia jurnalistik, mulai dari sebuah akurasi berita baik itu berita bohong (hoax). Sementara Adi lebih tertarik tentang bagaimana metode dalam pengambilan sebuah judul yang menarik hingga menyusun data hingga merangkainya menjadi sebuah berita.
“Dari pelatihan ini saya jadi tahu teknik membuat berita yang lebih mudah dan menarik dengan penerapan dasar unsur 5W1H. Selain itu saya berharap nanti bisa membuat berita tentang kegiatan ekstrakurikuler tari yang saya ikuti disekolah,” ungkapnya.
Sementara itu, Agus Septina salah satu guru yang turut serta mengikuti pelatihan mengaku manfaat yang didapat dalam pelatihan jurnalistik mulai mampu menulis sebuah berita hingga melek teknologi dan informasi serta paham seputar UU ITE.
“Pelatihan jurnalistik ternyata menarik dan lebih banyak teknik – teknik ketrampilannya baik dalam mengolah data untuk menjadi sebuah berita.Kami juga bisa lebih mawas diri dalam menggunakan dan berinteraksi di media sosial,” pungkasnya.(sci/rid)
