Tinjau UKG di SMAN 1 Terbanggibesar, Kadisdik Thomas Amirico Ajak Guru Lakukan Transformasi Belajar

Radarlamteng.com, TERBANGGIBESAR – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdik) Provinsi Lampung Thomas Amirico meninjau langsung Uji Kompetensi Guru (UKG) yang diikuti 956 peserta guru SMA dan SMK se-Lampung Tengah (Lamteng), dan dipusatkan di SMAN 1 Terbanggi Besar pada Sabtu (6/12/2025).

Pada kesempatan itu Thomas Amirico memberikan motivasi dan mengajak semua guru untuk dengan semangat mau dan mampu melakukan transformasi belajar guna mendukung program Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam mendongkrak kwalitas pendidikan dimana Lampung menjadi daerah dengan IPM ke 26 se-Indonesia dan terendah se-Sumatera.

” UKG ini fokus pada riset transformasi belajar, supaya bisa mengukur capaian – capaian siswa sehingga bisa dilihat langsung apakah sudah maksimal atau tidak. Setelah mengikuti UKG nantinya semua guru mampu melakukan strategi ulang sebagai perubahan supaya pembelajaran yang dilakukan guru semakin membaik,” terangnya.

UKG, kata ia secara serentak dilaksanakan di 14 Kabupaten/Kota di Lampung. UKG dilaksanakan untuk pemetaan dalam hal kompetensi dan profesional guru dengan pokok lanjutan terhadap pembelajaran.

Thomas Amirico mengambil langkah cepat dengan fokus pada 3 mapel yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika guna mendongkrak hasil dari nilai capaian siswa. Karena 3 mapel ini menjadi poin paling penting dan vital yang akan diuji untuk tahap selanjutnya.

Menurutnya, sebagai dukungan dalam terobosan transformasi pendidikan di Provinsi Lampung juga akan diupayakan riset kampus masuk sekolah. Dengan 3 mapel tersebut, juga akan didorong guru dapat melakukan treatmen yang berbeda dalam metode pembelajaran.

“Secara tegas saya sampaikan dengan mengikuti UKG ini, saya minta bapak Ibu guru mampu bagaimana membuat bank soal dan instrumen pembelaran yang bervariatif setiap harinya. Setelah 3 bulan saya akan melakukan evaluasi dan akan menurunkan tim untuk melihat langsung masing – masing guru melakukan assesmen internal dari masing – masing mapel.Kemudian semua ini agar dapat memetakan progres anak hasilnya dengan nilai yang sedang, tinggi atau rendah,” tegasnya.

Setelah mengikuti UKG semua guru harus mampu menguasai pembelajaran yang modern, mitigasi pemetaan terkait kompetensi siswa. Hal ini supaya ada clusterisasi yang tinggi, sedang dan rendah untuk dilakukan treatmen maupun pendampingan khusus.

Didampingi Kabid Kebudayaan Heni Astuti dan Kepala Cabang Dinas Wilayah 6 Hartati serta Ketua MKKS SMA Nyoman Suarmo serta Ketua MKKS SMK Lamteng Jaman Mulyadi, Thomas Amirico mengunjungi semua guru dari tiap ruangan dan menebarkan energi positif, inspiratif untuk mencurahkan niat tulusnya dalam mengabdi mencerdaskan anak bangsa.

Nyoman Suarmo yang merupakan Kepala SMAN 1 Terbanggi Besar berharap semua guru yang mengikuti UKG akan mendapatkan hasil yang terbaik.

“Semua guru diharapkan mampu melaksanakan tugasnya untuk meningkatkan hasil pembelajaran yang berimbas pada capain nilai kepada siswa,” ungkapnya.

Sementara itu, Dwi Hendriyani salah satu guru dari SMAN 1 Terusan Nunyai menyambut baik UKG. Guru adalah profesi sehingga dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya harus sesuai dengan bidang keilmuannya.

“UKG pernah diadakan 2015 lalu, dan saya bersyukur bisa mengikutinya kembali, dari sini akan bisa sebagai dasar untuk kita sebagai guru mampu memiliki kompetensinya untuk meningkatkan kwalitas pembelajaran yang diberikan kepada siswa,” pungkasnya.(sci/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *