Radarlamteng.com, BEKRI – Giliran Kampung Gorasjaya, dinilai tim penilain BBGRM gabungan dari Dinas PMK, Kesehatan, Pol PP dan PKK. Tahun 2019 ini Kampung Gorasjaya menjadi wakil Kecamatan Bekri, Lampung Tengah (Lamteng), dalam lomba gotong-royong yang dikemas dalam Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat kabupaten.
Kampung Gorasjaya merupakan kampung terakhir yang disambangi tim penilai, sebelumnya tim melakukan penilaian di Kampung Limanbenawi, Kecamatan Trimurjo. Lomba gotong-royong yang diadakan setiap tahun tersebut, mewajibkan satu kecamatan mewakilkan satu kampung untuk bersaing dengan perwakilan kecamatan lainnya dalam semangat gotong-royong diberbagai bidang. Dimana kampung yang terpilih dan menjadi juara akan mewakili Kabupaten di tingkat provinsi hingga tingkat Nasional.
Kepala Kampung (Kakam), Gorasjaya, Budianto, Amd yang juga memaparkan sejarah singkat Kampung Gorasjaya dan pembangunan dari tahun 2016 yang didanai dari ADD serta prestasi diantaranya pembangunan jalan onderlagh, gorong-gorong, sumur bor, pos siskamling, lapen, jembatan, talud, rehap ringan balai kampung dan masih banyak lagi lainnya. Selain itu juga prestasi penghargaan satya lencana Karangtaruna tahun 2017 dan 2018 serta kader BKB.
”Saya berharap, dengan adanya lomba BBGRM ini bisa bermanfaat dan memotivasi masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung dari segi sosiologis (kemasyrakatan), materi (ekonomi) dan agama serta budaya. Kemajuan kampung tentunya tidak hanya satu pihak saja yang berkewajiban menjaga lingkungan, tetapi butuh peranan dari seluruh elemen masyarakat. Untuk itu semangat gotong-royong harus ditingkatkan. Apalagi sejak dilantik dan menjabat sebagai Kakam semangat gotong-royong terus kami galakkan. Khususnya disekitar bantaran Sungai Waytipo,” jelas Budianto, kepada Radar Lamteng, saat ditemui diruang kerjanya, Senin (4/3).
Sementara Camat Bekri, Drs. Imron mengatakan, tujuan dari program tersebut yakni untuk menggelorakan semangat gotong royong masyarakat Indonesia. Sehingga peran dan partisipasi masyarakat perlu dilakukan untuk membantu program unggulan Bupati Lamteng, Loekman Djoyo Soemarto, terkait gotong-royong.
”Saya berharap, masyarakat Kampung Gorasjaya bisa semakin semangat untuk melaksanakan gotong-royong untuk menghadapi lo6mba kampung berpresatasi tingkat kabupaten mendatang. Dengan gotong-royong banyak sekali manfaatnya. Khususnya menjaga keamanan kampung serta bagi kemajuan kampung tersebut, harap Imron.
Menurutnya, dengan adanya program BBGRM, rasa semangat gotong-royong dapat tertanam dalam diri masyarakat Kecamatan Bekri dan dapat diwariskan ke generasi-generasi selanjutnya.
”Dalam lomba BBGRM, kemenangan bukan prioritas utama, yang terpenting adalah semangat untuk kemajuan kampung, kita harus lestarikan budaya gotong royong ini, ” katanya.
Pada akhir acara dilanjutkan dengan penilaian administrasi dan lapangan yang dilakukan oleh tim penilai BBGRM Kabupaten Lamteng, Selain itu perangkat kampung yang terdiri dari BPK, LPMK, Karangtaruna, posyandu, PKK dan lain sebagainya pun turut dinilai oleh tim.(Win)
