Radarlamteng.com, SEPUTIHMATARAM – SMAN 1 Seputih Mataram, Lampung Tengah menggelar Pendidikan dan Pelatihan Dasar Palang Merah Remaja (PMR). Kegiatan diklat PMR tersebut dilaksanakan selama dua hari yakni Kamis (8/2/2024) hingga Jumat (9/2/2024).
Adapun, kegiatan itu dibuka langsung oleh Dewa Made Dalem, S.Pd selaku Waka Kesiswaan mewakili kepala SMAN 1 Seputih Mataram Hj.Nurlina, S.Pd M.M.Pd. Selain itu, Pendidikan dan Pelatihan Dasar PMR ini menghadirkan narasumber dari PMI Lampung Tengah yakni Jhonson.
Sukamto, S.Pd, selaku Pembina PMR sekolah setempat didampingi ketua pelaksana kegiatan Cahaya Nakula mengatakan, bahwa Palang Merah Remaja (PMR) menjadi ekstrakurikuler yang populer di kalangan remaja. Begitu juga di SMAN 1 Seputih Mataram ini.
Namun, bukan hal yang mudah untuk menjadi anggota PMR. Calon anggota PMR di SMAN 1 Seputih Mataram harus melalui masa pendidikan dan pelatihan yang biasa disebut Diklat.
Dikatakannya, pendidikan dan pelatihan dasar PMR di SMAN 1 Seputih Mataram ini dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 8 – 9 Januari 2024 dengan diikuti oleh 110 peserta, yang terdiri siswa kelas X dan kelas XI.
“Kegiatan yang dilakukan di antaranya, pendidikan dan pelatihan PMR tingkat Wira A (dasar) yaitu belajar mengenai dasar-dasar dari kepalang merahan seperti, sejarah, pertolongan pertama, praktik pembuatan tandu, praktik bidai, evakuasi korban, dan masih banyak lagi,” ucap Kamto.
Selain sebagai syarat untuk menjadi anggota PMR, Diklat juga bertujuan untuk membentuk serta meningkatkan kecakapan bagi anggota PMR Wira akan kesadaran kesehatan bagi remaja, penguatan kualitas remaja, pembentukan karakter, tanggap akan bencana, serta kemampuan berkomunikasi dalam situasi darurat.
Pada saat Diklat, peserta juga diberi penguatan tentang 7 Prinsip Dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah seperti kemanusian (Humanity), kesamaan (Impartiality), kenetralan (Neutrality), kemandirian (Independence), kesukarelaan (Voluntary Service), kesatuan (Unity) dan Kesemestaan (Universality).
“Materi penting lainnya yakni peserta diberi pemahaman tentang Tri Bhakti PMR sebagai basis pengabdian bagi seorang PMR. Tri Bhakti PMR yaitu meningkatkan keterampilan hidup sehat, berkarya dan berbakti di masyarakat, dan mempererat persahabatan nasional dan internasional,” pungkas Sukamto. (bil)
