Panen Raya Padi di Seputihraman, Sinergitas TNI-Pemda Lamteng untuk Ketahanan Pangan

Radarlamteng.com, SEPUTIHRAMAN – Program ketahanan pangan merupakan program nasional untuk menjaga swasembada pangan. Untuk mewujud program tersebut, maka melalui upaya khusus yang melibatkan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) dan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) kini petani sudah mulai merasakan hasilnya. Terbukti dengan adanya kegiatan panen raya padi yang digelar Kodim 0411/Kota Metro di Kampung Rejoasri (RA), Kecamatan Seputihraman, Kabupaten Lamteng, Rabu (1/11/2023).

Kegiatan yang dihadiri Gubernur Lampung yang di Wakili Asisten II, Kusnardi, Danrem 043/Gatam, Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin, Bupati Lamteng Musa Ahmad, Dandim 0411/ Kota Metro Letkol Arh Rendra Febrandari Suparman beserta jajarannya dan Forkopimda Lamteng tersebut, juga dilakukan vidcon bersama Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin dalam rangka Gerakan Nasional Ketahanan Pangan Tahun 2023. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT Ke 78 TNI yang mengusung tema TNI Patriot NKRI Pengawal Demokrasi Untuk Indonesia Maju.

Komandan Korem 043/Gatam, Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin mengatakan bahwa kehadiran TNI dalam ketahanan pangan akan menjadi motivator dan pendorong bagi para kelompok tani. Tidak hanya itu, kehadiran TNI akan menjadi pemicu dan pemacu bagi para penyuluh pertanian di Lapangan bahwa tugas TNI bukan mengambil alih tugas penyuluh namun lebih kearah sinergitas untuk melangkah dan bergerak dengan fungsi dan perannya masing masing guna mendinamisasi pembangunan pertanian di pedesaan.

“Keterlibatan TNI AD di bidang ketahanan pangan memang masih terbatas dalam pendampingan untuk meningkatkan produksi tanaman padi, jagung dan kedelai. Meski demikian, keterlibatan TNI AD, dalam perannya masing-masing pendampingan ketahanan pangan disambut positif,” ungkapnya.

Melalui program pangan ini, Lanjut Iwan Ma’ruf, justru diperoleh suatu peningkatan, karena begitu program digulirkan, babinsa juga ditingkatkan kemampuannya di bidang pertanian. Sehingga mengerti komponen apa saja yang menunjang keberhasilan ketahanan pangan. Bukan hanya bisa bercocok tanam saja. Pendampingan Babinsa juga diperlukan untuk mengawal distribusi pupuk dan bibit agar bisa sampai ke tangan petani tepat sasaran maupun tepat waktu. “Semoga langkah positif ini dapat segera mewujudkan ketahanan pangan yang kita dambakan bersama menuju Indonesia maju,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Lamteng Musa Ahmad mengapresiasi atas diadakannya kegiatan panen raya dalam rangka Gerakan Nasional Ketahanan Pangan Jajaran TNI tahun 2023. Dirinya sangat bangga dan mengapresiasi atas diadakannya kegiatan ini dalam pergerakan Nasional Ketahanan Pangan yang dilakukan jajaran TNI tahun 2023 di Kampung Rejoasri, Kecamatan Seputihraman.

Musa menambahkan, selama ini TNI dikenal sangat dekat dengan rakyat, menyatu dan melebur dengan masyarakat membangun semangat, dan hidupkan budaya gotong-royong. Kegiatan panen raya ini adalah salah satu wujud sinergi pemerintah dengan TNI dalam usaha mengembangkan hasil pertanian yang produktif di Provinsi Lampung.

“Kegiatan panen raya ini dapat memaksimalkan potensi produk pertanian berkualitas untuk membantu mengurangi dampak buruk yang mungkin timbul selama periode El Nino di Lampung Tengah. Sehingga kita terus mampu menjadi penyangga utama kebutuhan pangan untuk Provinsi Lampung,” ujarnya.

Menurut Musa Ahmad tanaman pangan mempunyai peranan penting dalam rangka mewujudkan stabilitas pangan nasional, dimana pemerintah dan seluruh steakholder, berupaya semaksimal mungkin untuk menjamin ketersediaan pangan dengan jalan meningkatkan produksi hasil pertanian Terutama padi, jagung dan umbi-umbian. “Saya berharap melalui kegiatan panen raya ini, dapat memaksimalkan potensi produk pertanian berkualitas dengan meningkatkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (rls/tka/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *