Radarlamteng.com, PUNGGUR – Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang digelar oleh pihak Kecamatan Punggur, Lampung Tengah (Lamteng) merupakan tindak lanjut pasca dilantiknya kepala kampung terpilih periode 2022-2028.
Anehnya, dalam kegiatan sertijab tersebut tanpa dihadiri oleh lima kakam aktif lainnya meski undangan telah disampaikan kepada yang bersangkutan melalui surat undangan resmi.
Melihat kejadian itu, timbul pertanyaan dari beberapa pihak yang saat itu menyaksikan berlangsungnya kegiatan sertijab tersebut.
Ada yang menduga bahwa tidak adanya keharmonisasian antara camat kepada kakam. Ada pula yang menyebutkan bahwa lima kakam tidak hadir dikarenakan adanya mis komumikasi antara pihak kecamatan kepada kakam.
“Ga tau, kok lurah-lurah ga ada yang hadir ya, padahal sudah diundang oleh kecamatan,” cetus salah satu tamu undangan yang hadir pada kegiatan itu.
Meski demikian, kegiatan Sertijab pun berjalan lancar dan sukses. Namun, raut wajah Pimpinan Kecamatan pun dalam hal ini Camat Punggur Sukistoro terlihat kecewa dengan tidak hadirnya pimpinan-pimpinan di tingkat kampung itu.
Saat dikonfirmasi terkait tidak hadirnya ke lima kakam tersebut, Sukis menilai bahwa kelima kakam telah mengabaikan perintah pimpinan.
“Inilah wujud kebersamaan, bahwa apa yang diharapkan kecamatan mereka harus mengikuti. Kalau mereka sudah mengabaikan ya sudah putus komumikasi, padahal semua pertanggung jawaban mereka tetap bermuara di camat juga,” ungkapnya.
Bahkan, Sukis juga menegaskan, bahwa apapun program yang dilakukan di kecamatan dalam rangka meneruskan program Bupati Lamteng.
“Mereka jagan abai, jangan tidak menganggap program kecamatan, karena saya meneruskan program-program pak bupati,” ucapnya.
Saat ditanya adakah sanksi bagi kakam yang mengabaikan perintah pimpinan, Sukis pun mengaskan, akan mengevaluasi dan memberikan sanksi tegas kepada kakam maupun perangkat kampung yang tak patuh perintah.
“Sanksi tegas harus. Contohnya nanti pada saat pengajuan-pengajuan akan kita pending dulu. Ngapain, mereka kerja tidak maksimal kerja tidak di siplin mereka mau enaknnya saja saya tidak mau seperti itu. Termasuk pekerjaan yang tidak selesai tidak kita lanjutkan program kedepan. Bukan hanya kakam saja kepada semua perangkat yang malas-malasan akan kita evaluasi,” tegasnya.(cw29/rid)
