Radarlamteng.com, TERUSANNUNYAI – Wakil Bupati Lampung Tengah (Lamteng) dr.Ardito Wijaya menjadi satu pemberi materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2022 di SMAN 1 Terusan Nunyai, Selasa (19/07).
Siswa menyambut antusias dengan semangat dan menyimak penyampaian dari pemimpin daerahnya ini, hingga dengan kepala menunduk dan menggugah hati untuk mengingat akan adanya curahan cinta dan kasih sayang dari orang-orang yang menyayangi yakni keluarga.
Wabub Ardito Wijaya yang juga Ketua Badan Narkoba (BNK) Kabupaten Lamteng mengajak 420 siswa baru dari kelas X di SMAN 1 Terusan Nunyai untuk memperkuat hati dengan benteng yang kokoh untuk melawan narkoba.
” Saya ingin menanamkan dihati anak-anak untuk menjauhi narkoba. Sebuah presentasi tergantung dari audensinya, dimana mereka adalah anak-anak yang masih remaja dan jangan sampai mengenal narkoba. Salah satu metedologi untuk mereka menjauhi narkoba adalah kesadaran adanya kasih sayang dari keluarga.Harapannya bahwa dengan kesadaran itu, mereka akan lebih mampu melakukan perlawanan dari segala bentuk gangguan dan godaan terhadap penyakit yang merusak mental dan masa depan,” tuturnya.
Anak-anak saat ini, lanjut Ardito banyak yang belum menyadari kasih sayang dari keluarga mereka.Jika mereka merasakan kasih sayang keluarganya sepenuh hati, maka mereka dapat mengejar cita-cita lebih asyik dengan membahagiakan orang-orang yang mereka sayangi,” pesannya.
Sementara itu Kepala SMAN 1 Terusan Nunyai Dra.Ratnawati,M.Pd menyampaikan terimakasihnya kepada Wabub Lamteng Ardito Wijaya yang dengan sigap langsung turun ketika diminta untuk menjadi motivator kepada siswa-siswi baru yang akan menimba ilmu di sekolah.
“MPLS sekolah kami hari ini sangat luarbiasa dengan hadirnya bapak Wabub Lamteng Ardito Wijaya, kami berterimakasih atas perhatian dan kepedulian Bapak Wabub kepada anak didik kami. Kehadiran beliau surprise sekali dan sangat menginspirasi siswa- siswi kami sebagai aset generasi bangsa dimasa depan.
SMAN 1 Terusan Nunyai, jelas ia sebagai sekolah penggerak sudah ada satgas narkoba yang terdiri dari siswa-siswi untuk menyampaikan berbagai informasi seputar narkoba, agar lingkungan sekolah bisa bersih dari narkoba,” beber Ratnawati.
Ketua MPLS SMAN 1 Terusan Nunyai Hj.Paulina, S.H,M.H mengatakan kegiatan MPLS dilaksanakan selama 3 hari pada 18-20 Juli 2022. Pertama kali siswa dikenalkan dengan pengenalan mulai visi sekolah berupa pembinaan mental, berkarakter, berprestasi, inovatif, dan berwawasan global.
Kemudian pengenalan sejarah sekolah, serta struktur dilingkungan sekolah yang bermotto disiplin, jujur, intelektual, tanggungjawab dan unggul (DJITU).
Selain itu ada pengenalan tertib lalu lintas dengan pemateri dari anggota POLRI dari Polsek Terusan Nunyai yang kebetulan sebagai alumni dari sekolah ini. Kemudian untuk pendidikan kedisiplinan melalui baris berbaris langsung diberikan dari 12 anggota Koramil.
“SMAN 1 Terusan Nunyai lahir dari transad sehingga sekolah yang berdiri di jalan Negara KM 84 Kampung Bandar Agung ini sangat kental dengan karakter militer dengan jiwa patriotisme para pejuang. Sehingga disekolah ini juga mempunyai ciri seragam siswa seperti Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan kedepan direncanakan juga dengan guru mengenakan seragam yang mirip TNI. Saat ini ratusan alumni sukses baik menjadi TNI dan POLRI,” urainya.(sci/rid)
