Radarlamteng.com, WAY PENGUBUAN – Masjid Al Fatah yang berdiri di Perumahan Kopkar Dwi Karya Kecamatan Desa Lempuyang Bandar, Kecamatan Way Pengubuan Lampung Tengah (Lamteng) mulai dilakukan perluasan pembangunan.
Ditandai dengan peletakan batu pertama oleh pengurus Takmir Masjid Al Fatah, pengurus majelis taklim pengajian ibu-ibu, tokoh agama dan masyarakat setempat Minggu (10/07/2022).
Ketua Pembina Yayasan Keluarga Muslim PT GGF Ir.Hi Mahfud Santoso,MM mengutarakan berkat niat mulia dari pengurus masjid Al Fatah Kopkar Dwi Karya Lempuyang Bandar dan berdasarkan hasil musyawarah telah disepakati 3 program kerja. Diantaranya akan dilakukan perluasan pembangunan masjid karena sudah tidak bisa untuk menampung sholat berjamaah. Kemudian pemberdayaan ekonomi umat dan Perum Kopkar Dwi Karya Lempuyang Bandar sebagai Kampung Tahfid.
“Masjid Al Fatah ini pertama kali diresmikan oleh KH.Abdul Rahman Wahid (Gus Dur) pada tahun 2001 dengan kapasitas 500 jamaah. Kemudian akan dilakukan perluasan dengan dibangun 12 x 21,6 M2 yang dapat menampung 1000 jamaah lebih. Perluasan pembangunan tersebut diharapkan akan rampung sebelum bulan puasa Ramadhan tahun 2023.
Alhamdulillah, dukungan dari tokoh masyarakat, dermawan. Sumber dana pembangunan masjid sendiri bersumber dari sedekah ibu-ibu pengajian majelis taklim, patungan pengajian bapak-bapak, gotong royong warga setempat dan Kopkar Dwikarya dan dermawan serta perbankan. Insyaallah siap mendukung selama itu untuk kemasalahatan umat,” terang Mahfud yang juga Ketua Dewan Pendidikan Lamteng ini.
Program lain, lanjutnya yakni akan dijadikan Kopkar Dwi Karya Lempuyang Bandar menjadi Kampung Tahfid. Realisasinya melalui tingkat RT bila ada anak-anak dari tingkat PAUD, SD,SMP dan SMA akan diajari hafalan Al Qur’an dan penguatan ilmu serta Akhlakul Karimah dengan pendidikan berbasis karakter .Bagi yang tidak mampu namun bisa hafal Al Qur’an 30 Juz maka akan diarahkan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi negeri unggulan secara gratis.
Sementara itu Ketua Takmir Masjid Al Fatah Ir.H Oom Aulia Amrullah menambahkan satu program yang akan digulirkan juga adalah pemberdayaan masyarakat tidak mampu, dengan dimulai dari diklat budidaya tanaman sayur mayur, ternak ayam, iklan nila /lele, lebah madu dan lainnya.
Dari program ini akan mengutamakan pembentukan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Implementasi yang sudah dijalankan dengan budidaya ikan nila dan lele, kemudian lebah madu, sayuran untuk dikembangkan ke pangsa pasar supermarket, hotel dan lainnya.
“Kami bersyukur antusias semangat dukungannya sangat besar, untuk pengembangan pembangunan masjid Al Fatah.Diharapkan nanti akan memberikan nilai manfaat juga yang besar untuk umat dalam beribadah dan menabung amal jariah, dengan ilmu-ilmu yang bermanfaat serta skill para dermawan yang peduli dalam memajukan Rumah Allah SWT. Pada prinsipnya semua kegiatan induknya ada di masjid dan kunci dari implementasinya adalah SDM,” tegas Mahfud.
Peletakan batu pertama perluasan masjid Al Fatah bertepatan dengan tibanya Idul Adha 10 Juli 2022. Pada kesempatan hari raya kurban ini dari berbagai masjid dan lingkungan perum Kopkar Dwi Karya Lempuyang Bandar terdapat kurban 21 ekor sapi dan 79 ekor kambing.(sci/rid)
