Radarlamteng.com, WAYSEPUTIH – Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas (anonim) ditemukan mengapung oleh warga di sungai Way Seputih, Kampung Sribudaya, Kecamatan Wayseputih, Lampung Tengah (Lamteng), Senin (9/5/2022) pagi.
Mewakili Kapolres Lamteng AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, Kapolsek Seputihbanyak Iptu Candra Dinata membenarkan hal tersebut.
Namun pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban. Menurut kapolsek, mayat pertama kali ditemukan oleh saksi Kudori, warga Subingkarya, Seputihmataram sekira jam 07.00 WIB dengan keadaan tersangkut jaring ikan.
Saat itu, saksi melihat adanya mayat laki-laki yang mengapung di aliran sungai Wayseputih. Posisi mayat tersangkut jaring.
Kemudian, saksi Kudori memberitahu Kepala Dusun Ukil Kampung Subingkarya dan anggota Linmas. “Setelah itu para saksi langsung menuju ke TKP bersama warga yang lain,” kata kapolsek.
Kejadian itu lalu diketahui oleh saksi lainnya, Edi Budiyanto, Kepala Dusun 8 Kampung Sribudaya yang saat itu sedang berada di ladang dekat TKP. Mengetahui kejadian itu, Edi Budiyanto melaporkan kepada Bhabinkamtibmas kampung setempat, Bripka Agus Priyanto.
Selanjutnya Bhabinkamtibmas melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolsek Seputihbanyak,. Setelah itu Kanit Reskrim bersama anggota mendatangi lokasi penemuan mayat.
“Kemudian sekira jam 08.50 WIB personil Polsek Seputihbanyak tiba di TKP, lau bersama warga dan dibantu tim kesehatan mengevakuasi mayat,” jelasnya.
Hasil pengamatan, mayat mengalami muka lebam hingga tidak bisa dikenali dan terdapat bercak darah di mulut, hidung serta dada.
Selanjutnya korban dibawa menggunakan ambulance ke Polsek Seputihbanyak untuk menunggu tim Inafis dari Polres Lampung Tengah. Oleh tim Inafis dibawa ke RSUD Demang Sepulauraya untuk pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut. (rid)
