Derita Pembengkakan Mata Sejak Lahir, Bayi Khanza Harapkan Pendampingan Berobat ke RSCM Jakarta

Radarlamteng.com, BANDARJAYA – Andi Suntoro dan Fitriani Warga Lingkungan V RT 07 RW 03 Kelurahan Bandarjaya Timur Kecamatan Terbanggibesar, Lampung Tengah (Lamteng) harus ikhlas menghadapi kenyataan atas kelahiran putri ke 2 mereka Khanza Riski Salsabila, dengan kondisi memprihatinkan pada mata sebelah kanan yang mengalami pembengkakan.

Bayi Khanza yang lahir secara Cesar pada 29 Maret 2022 disalah satu rumah sakit bersalin Ibu dan Anak di Bandarjaya saat ini membutuhkan perhatian dan kepedulian untuk melakukan tindakan medis. Hal ini demi mengembalikan kondisinya bisa normal pada mata sebelah kanan.

Andi Suntoro saat dikonformasi melalui jaringan celuller oleh radarlamteng.com mengutarakan harapannya agar putrinya bisa mendapat bantuan pengobatan sampai sembuh. Namun, dirinya mengaku masih bingung setelah mengetahui putrinya yang masih bayi harus melakukan pengobatan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak Wakil Bupati Lamteng dr Ardito Wijaya, juga Bapak Camat Terbanggibesar dan Bapak Lurah Bandarjaya Timur yang membantu mengantarkan berobat ke RSUD Demang Sepulau Raya. Kemudian karena tidak adanya alat kesehatan untuk penanganan putri saya terus dirujuk ke RSUD Abdul Muluk di Bandarlampung,” ungkapnya (17/04).

Dari RSUD Abdul Muluk, lanjutnya bayi Khanza harus dirujuk ke RSCM Jakarta. Andi yang bekerja sebagai buruh ini mengaku bingung bagaimana bila putrinya harus berobat di Jakarta, sehingga dirinya dan keluarga terpaksa menunda untuk pergi berobat. Hal ini selain bingung dirinya juga takut tidak sanggup dengan biaya operasi putrinya. “Kami ini orang tidak mampu, masih bingung jika putri kami diobati di Jakarta bagaimana cara mengurusnya juga biayanya.

Sedangkan kami belum pernah mengetahui prosesnya, sehingga kami berharap bila ada yang bisa membantu untuk mendampingi proses pengobatan anak kami hingga tahu hasilnya dan bisa sembuh kondisinya normal layaknya anak yang lain,” urainya sedih.

Sementara itu Camat Terbanggibesar Periyansyah menyampaikan tindakan pertolongan telah dilakukan untuk membawa bayi Khanza ke RSUD Demang Sepulau Raya Gunung Sugih. “Terkait tindakan medis semuanya kami serahkan kepada tim medis, kami berharap warga kami bisa segera mendapat tindakan dan penanganan pengobatan dengan baik,” paparnya.

Selain Camat Terbanggibesar, kondisi memprihatinkan yang harus diterima bayi Khanza juga mendapat perhatian dari Ketua Lampung Tengah Bersatu (LTB) Ishaq beserta jajaran membernya. Ishaq berharap empati terhadap masyarakat yang membutuhkan kepedulian ini akan bisa menyebar disetiap hati. Perhatian dari dermawan dan pemerintah daerah untuk membantu warga yang sangat membutuhkan.

” Kami melihat kondisi bayi Khanza ini sangat memprihatinkan karena dari lahir harus mengalami sakit pada sebagian penglihatannya, semoga akan banyak pintu hati yang terketuk untuk peduli dan membantu, apalagi ini bulan suci Ramadan betapa besarnya kesempatan untuk menjemput pahala dengan saling menolong,” ajak Ishaq. (sci/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *