Radarlamteng.com, SEPUTIHAGUNG –
Bupati Lamteng Musa Ahmad didampingi Wakil Bupati dr.Ardito Wijaya dan Sekda Lamteng Nirlan mengapreasiasi warga di Kecamatan Seputih Agung yang dengan sangat antusias mau melakukan antrian dan melakukan KB.
Disampaikannya, “trimakasih para ibu yang telah rela antri mengikuti KB, semoga pelayanan ini memberikan manfaat untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera, dan pelayanan KB ini memudahkan para Ibu bisa melakukan KB secara gratis,” urai Bupati Musa saat meninjau warga yang melakukan pelayanan KB.
Program Bupati Ngantor di Kampung (Bunga Kampung) di Seputihagung adalah Kecamatan ke 17 dari 28 Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng). Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Lamteng memberikan pelayanan, untuk Implan sudah terpasang sebanyak 3.400 akseptor, ditambah lagi dengan pemasangan IUD, PIL dan Kondom.
Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Lamteng, Jumali menyampaikan disetiap kecamatan melalui Bunga Kampung Dinas PP dan KB telah memberikan pelayanan sejumlah 200 akseptor, sehingga dengan 17 Kecamatan sudah terlayani 3.400 akseptor.
” Program Keluarga Berencana sangat efektif, dengan total KB selama 3 tahun akan dapat menekan laju pertumbuhan penduduk, melalui penekanan angka kelahiran. Jika sampai terjadi ledakan penduduk akibat tingginya angka kelahiran akan berdampak pada tingginya pula tingkat pengangguran yang mengarah pada adanya tindak kriminalitas yang dilakukan oleh warga yang tidak mempunyai pekerjaan,” jelasnya Kamis (03/02/2022).
Damayanti selaku Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana menambahkan pelayanan KB di Bunga Kampung diberikan secara gratis. “Warga yang melakukan KB diacara Bunga Kampung diberikan secara gratis, KB mencakup metode Kontrasespi Jangka Panjang (MKJP) meliputi Implan.
Sedangkan KB jangka pendek mencakup Pil, Suntik dan Kondom. Saat ini warga yang mengikuti KB mayoritas diantara usia muda antara 20-30 tahun.” Pada usia muda ini berada di usia subur, jika warga dengan kesadarannya melakukan KB artinya turut serta menyukseskan program pemerintah dalam penanggulangan ledakan penduduk,” urainya.
Pelayanan KB yang dilaksanakan pada setiap titik kecamatan sejumlah 200 akseptor, jika terlaksana di 28 kecamatan maka ada 5.600 akseptor yang terlayani. Dan sesuai tagline DPPKB yakni Berencana itu Keren, Berjaya Kita Bisa.(sci/rid/gde).
