Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Komisi III DPRD Lampung Tengah menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama tiga dinas PU, yakni Dinas Pengairan, Binamarga dan Cipta karya.
Hal tersebut dilakukan kaitanya dengan adanya laporan masyarakat dan hasil temuan dari inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik pembangunan fisik yang di laksanakan oleh eksekutif melalui pihak ketiga (kontraktor).
Deni Satria Negara, Ketua Komisi III DPRD Lampung Tengah menerangkan bahwa, pada RDP kali ini, supaya setiap pekerjaan yang dilakukan dapat sesuai dan menghasilkan pekerjaan yang baik.
“Kami juga sudah melayangkan teguran kepada dinas pihak ketiga melalui dinas terkait, supaya pekerjaan yang mereka lakukan dapat di perbaiki. Mereka (dinas) telah menyanggupi, untuk melakukan perbaikan. Kedepan mereka juga akan lebih baik,” terang Deni, Senin (11/10/2021).
Ia menjelaskan, ada banyak laporan dan temua yang di dapat oleh Komisi III, terkait kualitas pembangunan yang asal-asalan. Secara bertahap, semua laporan dan temuan yang di peroleh akan ditkndaklanjuti, terutama prihal pembanguan infrastruktur yang saat ini tengah dalam proses pengerjaan.
“Temuan kita banyak, kita juga sudah layangkan teguran ketiga. Rata-rata dari kwalitas pekerjaannya, ini menjadi titik berat kita sebagai komisi yang membidangi pembangunan. Guna melaksanakan fungsi control,” tegasnya.
Saat ditanya, kaitan penyebab pekerjaan yang asal-asalan karena adanya dugaan setoran proyek, Ketua komisi III menjawab belum mendengar terkait hal tersebut, hanya saja ia memberikan warning kepada pihak yang melakukan pekerjaan untuk melaksanakan sesuai dengan ketentuan yang ada.
“Sampai saat ini, untuk soal itu, saya belum mendengar. Tapi seandainya mereka mengerjakan sesuatu kalau untungnya cuma dapat tulang, ya tulang dulu, jangan malah carinya daging. Nanti malah mengurangi spek yang ada. Siapapun yang mengerjakan kegiatan pembangunan fisik mengunakan APBD Lampung Tengah, tolong Profesional,” jelasnya.
Kepada para kepala OPD yang bermitra dengan Komisi III, pihaknya meminta agar dapat membantu pemerintah dalam dalam hal ini Bupati Lampung Tengah, untuk memberikan kinerja terbaik untuk Rakyat. Karena para pegawai yang telah di beri amanah oleh bupati di setiap OPD jangan sampai memberatkan kinerja bupati.
“Jabatan Bupati periode ini tidak lama, para pegawai yang ada berada di OPD yang bermitra dengan kami, tolong bantu bupati dengan maksimal. Jangan sampai memberatkan, dalam waktu yang singkat ini, tinggalkan kesan yang baik. Mari kita sama-sama merubah Lampung Tengah menjadi lebih baik dari segala lini,” tutupnya. (cw26/rid)
