Lampung Tengah Ditunjuk Sebagai Narasumber Nasional Dalam Percepatan Penurunan Stunting

Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) terus menggerakkan berbagai sektor dalam menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Hal ini digulirkan guna peningkatan pembangunan baik dari sumber pangan juga sumber daya manusia. 

Kabupaten Lamteng melalui Dinas Ketahanan Pangan  telah terpilih untuk mewakili presentasi pengalaman pembinaan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dan kontribusinya dalam pencegahan stunting di forum Rapat Koordinasi Nasional yang diselenggarakan melalui zoom meeting pada Selasa (24/08/2021). Mengangkat tema  “Bergerak Bersama untuk percepatan penurunan stunting”.

Bupati Lamteng Hi. Musa Ahmad S.Sos memberikan tugas kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lamteng Drs.Eduart Hartono,M.Si. untuk mewakili Kabupaten Lamteng sebagai Pembicara dalam Rapat Kordinasi Nasional tersebut. Edward menyampaikan ditunjuknya Kabupaten Lampung Tengah sebagai Narasumber Nasional  sebenarnya juga adalah apresiasi bagi kebijakan – kebijakan pemerintah Kabupaten Lamteng yang amat konsen terhadap Program P2L.

“Bupati Musa Ahmad menghendaki P2L sebagai salah satu pelopor utama  ketahanan pangan masyarakat yang berbasis keluarga. Dimana disamping terpenuhinya kebutuhan pangan keluarga yang bergizi, berimbang, sehat dan aman, P2L juga melengkapi budidaya tanamannya dengan tanaman mikronutrien yang sangat berguna bagi pencegahan stunting (anak kerdil) dan tanaman – tanaman Toga serta bermanfaat bagi imunitas tubuh guna mencegah covid 19,” terangnya.

Lebih lanjut melalui Program Kerja Ketahanan Pangan Bupati Lamteng Musa Ahmad bersama Wakil Bupati dr Ardito Wijaya juga menghendaki disetiap Kecamatan harus ada kelompok pelopor dan percontohan P2L dalam konsep kelompok Pekarangan Pangan Lestari  Berjaya yang artinya unggul, optimis dan bisa ditauladani.

“Hal ini artinya P2L disamping memenuhi gizi keluarga lewat tanaman-tanaman holtikultura hijau juga harus melengkapi dengan kolam-kolam ikan dan ternak unggas sehingga P2L merupakan wahana yang komplit dengan adanya sayuran-sayuran hijau, lalu sumber protein dari ikan dan sumber nutrisi dari telur juga daging,” tambah Edward.

Hasil-hasil dari P2L, kata ia di kelompok dan keluarga dapat bernilai ekonomis yang dipasarkan lewat jaringan-jaringan antar Forum Komunikasi Kelompok Wanita Tani (FK KWT), pasar KWT dan umum, serta bila diperlukan bisa terjaring lewat media start up.

Guna menunjang program Lampung Tengah yang mewakili Provinsi Lampung di skala Nasional, Ketua Forum KWT Berjaya Lampung Tengah Mardiana Musa Ahmad didampingi Edward Hartono dan jajaran Dinas Ketahanan Lampung Tengah melakukan  kunjungan silaturahmi dan pembinaan di seluruh P2L yang dikelola KWT khususnya di KWT Melati Putih Kota Gajah Timur dan KWT Sekar Arum di Seputih Raman pada Kamis (26/08/2021).

Disela kunjungannya Mardiana Musa Ahmad mengapresiasi kebun FK KWT tersebut telah berkembang sangat  pesat dan maju sehingga kedepan bisa menjadi ikon percontohan kebun FK KWT Kecamatan lain di Kabupaten Lampung Tengah.

“Kedepan seluruh kebun FK KWT Kecamatan di Lampung Tengah diharapkan maju dan berkembang sehingga FK KWT Lampung Tengah berjaya dan memberi kontribusi besar dalam peningkatan konsumsi gizi, protein dan nutrisi sehat bagi seluruh keluarga dalam menunjang pertumbuhan anak-anak yang sehat dan hebat,” harap Mardiana. (rls/sci/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *