Radarlamteng.com, SEPUTIHAGUNG – Petani jagung bisa merasa lebih lega karena pada bulan Agustus ini terjadi kenaikan harga jagung. Ada perubahan yang mencapai selisih Rp 1.000 dari harga jagung tahun lalu. Untuk harga jagung basah Rp 3.400 sedangkan tahun lalu Rp 3.000. Sedangkan harga jagung kering di petani berada diharga Rp 4.900 dan tahun lalu diharga Rp 3.700.
Suyatno (53 tahun) salah satu petani jagung di Kampung Bumi Kencana Kecamatan Seputihagung, Lampung Tengah (Lamteng), mengaku senang dengan adanya kenaikan harga jagung. ” Tentunya senang dengan naiknya harga jagung, namun dari hasil panen tahun ini bila dibandingkan tahun lalu lebih sedikit, “paparnya disela kesibukannya menjemur jagung Senin (16/8/2021).
Keuntungan lain yang dirasakan petani adalah musim kemarau, sehingga petani dapat menjemur panen jagungnya dan menghasilkan jagung kering dan dapat menjual dengan harga yang lebih tinggi.
Diharapkan harga jagung bisa stabil dan tidak lagi mengalami penurunan supaya petani tidak sampai merugi dimasa Pandemi Covid 19 ini yang membuat tingkat ekonomi masyarakat melemah dan lumpuh.(sci/rid)
