Harga Cabai di Pasar Simpangagung Anjlok

Radarlamteng.com, SEPUTIHAGUNG – Harga kebutuhan bumbu dapur fluktuatif. Perubahan harga terjadi dengan kenaikan dan penurunan yang tidak stabil, hal ini karena kondisi cuaca yang tidak menentu mengakibatkan hasil panen yang tidak menentu. Seperti yang terlihat di pasar tradisional Kampung Simpang Agung Kecamatan Seputih Agung, Lampung Tengah (Lamteng) pada Kamis (12/8/2021).

Yuli (29 tahun) salah satu pedagang bumbu dapur mengutarakan harga cabai saat ini bahkan anjlok menjadi Rp 15 ribu perkilogramnya dari harga sebelumnya Rp 25 ribu perkilogramnya. “Penurunannya sampai Rp 10 ribu, dan ini terjadi karena hasil petani cabai yang tidak menentu dengan musim, tapi tingkat konsumsi pembeli lebih meningkat dengan turunnya harga cabai,” paparnya.

Turunnya harga cabai, tambahnya berlaku untuk cabai rawit dan cabai merah besar. “Namun, harga cabai tidak menentu sehari naik sehari turun, hal ini karena selama Pandemi Covid-19 semenjak tidak adanya kegiatan hajatan pemesanan cabe hanya ditingkat ibu rumah tangga tanpa ada pesanan dalam jumlah besar,” ujarnya.
 
Sementara untuk bumbu dapur lainnya bawang merah saat ini harganya Rp 36 ribu perkilogramnya dan bawang putih Rp 26 ribu perkilogramnya. Harga ini masih stabil selama sepekan terakhir.(sci/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *