Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Di tengah pandemi Covid-19 yang masih terus melanda, tidak menjadikan kepala daerah satu ini hanya berpangku tangan dan hanya sekedar melakukan rutinitas seremonial. Tapi terus aktif bergerak dan mengambil langkah cepat dalam penanganan Covid 19 di Lampung Tengah.
Ya, Bupati Lampung Tengah Hi. Musa Ahmad, S.Sos. dikenal sebagai sosok yang tidak bisa tinggal diam dan hanya menerima laporan di atas meja.
Seperti saat Radar Lamteng.com berada di Dinas Kesehatan Lampung Tengah, Kamis (5/8/2021), pada saat bersamaan hadir orang nomor satu di Lampung Tengah di kantor tersebut.
Kunjungan Bupati Musa Ahmad ke Kantor Dinas Kesehatan Lampung Tengah merupakan bentuk kunjungan dadakan diluar jadwal protokoler.Tujuannya, Bupati ingin memastikan langsung mengenai penanganan Covid 19 dan sumber daya manusia di bidang kesehatan, termasuk sarana prasarana penunjang.
Disamping itu, untuk mengetahui langsung realisasi pelaksanaan vaksin Covid 19. Hasilnya diketahui masyarakat Lampung Tengah yang telah menerima vaksin Sebanyak 92.667 orang. Sementara target masyarakat yang akan divaksin 1.096.836 orang. Hanya saja jumlah vaksin yang tersedia saat ini belum mampu mengcover semua masyarakat Lampung Tengah.
Alokasi vaksin Covid 19 yang diberikan pemerintah pusat untuk Lampung Tengah memang masih terbatas demikian halnya dengan daerah lainnya. “Untuk partisipasi masyarakat mengikuti vaksin cukup tinggi di Lampung Tengah. Hanya saja jumlah vaksin terbatas. Mudah-mudahan saja kebutuhan vaksin di Lampung Tengah dapat terpenuhi sesuai dengan target,” ujar Bupati.
Tingginya partisipasi masyarakat untuk vaksin Covid 19, menurut Bupati, menandakan tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit sudah baik. Disamping itu, penerapan protokol kesehatan salah satunya penggunaan masker telah berjalan dengan baik.
Masyarakat yang melakukan aktivitas kerja baik di luar dan dalam ruangan sudah menerapkan protokol kesehatan. “Saya mengapresiasi kepada masyarakat Lampung Tengah yang telah memiliki kesadaran tinggi untuk menerapkan protokol kesehatan,” ungkap bupati.
Bupati Musa tidak henti-hentinya mengimbau langsung kepada masyarakat untuk bahu membahu dan taat terhadap aturan demi memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Lampung Tengah.
Tak sampai disitu, permohonan doa kepada Allah di setiap penghujung malam selalu dipanjatkan Bupati Musa untuk masyarakat Lampung Tengah. “Di saat terbangun dan menyelesaikan salat malam pada penghujung malam tersebut, terkadang muncul ide ide yang baik untuk Lampung Tengah. Mudah-mudahan Lampung Tengah semakin baik kedepannya dan cepat terbebas dari Covid 19,” imbuhnya.
Saat akhiri kunjungan di Kantor Dinas Kesehatan Lampung Tengah, tiba-tiba ada salah satu pegawai nyeletuk meminta Bupati untuk tetap jaga kesehatan. Mendengar hal itu, Bupati Musa terlihat tersenyum dan berterimakasih.
Atensi dari pegawai di lingkungan Dinas Kesehatan Lampung Tengah menunjukkan bahwa bupati dianggap telah melaksanakan tugas dengan maksimal. “Iya saya melihat kalau pak bupati siang malam kerjanya. Waktu kejadian kekurangan oksigen langsung turun sendiri,” ujar salah satu pegawai Dinas Kesehatan.
Seperti diketahui, sebelumnya Bupati Lampung Tengah terjun langsung untuk mengatasi defisit pasokan oksigen di salah satu rumah sakit rujukan pada dini hari. Dari upaya bupati tersebut puluhan pasien Covid bisa terselamatkan dengan tersedianya kembali pasokan oksigen.
Kemudian langkah cepat lainnya, bupati membentuk satgas percepatan penanganan oksigen di Lampung Tengah sehingga kebutuhan oksigen bagi pasien tetap terpenuhi.
Beberapa kepala daerah di Lampung pun sempat bersilaturahmi dengan Bupati Musa membahas persoalan ketersediaan oksigen.(jar)
