Pramuka Lamteng Siap Dukung Program Bupati Musa Ahmad

Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Kwarcab Pramuka Lampung Tengah (Lamteng) siap mendukung program Bupati Lamteng Musa Ahmad dan Wabup Ardito Wijaya.

Terutama dalam bidang kepramukaan dan pendidikan. Hal ini dikatakan Ketua Kwarcab Pramuka Lamteng Abdulhak usai beraudiensi dengan Bupati Lamteng Musa Ahmad, Selasa (16/3/2021).

Menurut Abdulhak, pendidikan dan kepramukaan sangat erat kaitannya. Sehingga, kedepan harus ada kerja sama yang baik dengan pemerintah daerah.

“Memang jika tidak ada keseriusan kerja sama tentang kepramukaan dan pendidikan dengan pemda, sulit bagi kita untuk berkembang,” kata Abdulhak didampingi sejumlah pengurus Kwarcab Pramuka Lamteng.

Abdulhak menyatakan, selama ini hubungan kerja sama Kwarcab Pramuka dengan Pemda Lamteng telah terjalin baik. Alhasil, Pramuka Lamteng mampu “berbicara” di tingkat Kwarda Lampung maupun kwarnas.

“Saya juga melaporkan bahwa Pramuka Lamteng sudah menjadi Pramuka tergiat di Lampung. Bahkan prestasi di tingkat kwarnas sudah menjadi langganan buat kita,” ujarnya.

Berkaitan hal itu, pihaknya berharap bupati selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) untuk mendukung program kepramukaan.

“Kita minta kepedulian kamabicab untuk membimbing dan mengarahkan kami dalam mendukung program beliau di bidang kepramukaan. Dan tentu kalau tidak didukung, catatan baik kita di kwarda dan kwarnas ya bisa hilang,” katanya.

Menurutnya, program Pramuka Lamteng sampai saat ini masih berjalan baik. Salah satunya, dalam pembinaan anak didik dan para kepala sekolah selaku kamabigus.

“Kita punya pelatih yang jumlahnya sebanyak 96 orang dan siap terjun setiap saat untuk memberikan pembinaan,” jelasnya.

Di bidang sosial masyarakat, Pramuka Lamteng juga masih secara konsisten menjalankan program bedah rumah. “Ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap masalah-masalah sosial,” ucapnya.

Pun dalam situasi pandemi seperti saat ini, Pramuka Lamteng terus bergerak. Dengan tujuan memberi contoh agar masyarakat tidak hanya diam.

“Masa pandemi kegiatan tetap berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan. Dengan maksud mengajak masyarakat tidak boleh diam. Apalagi kita belum tahu kapan pandemi berakhir,” bebernya.

Di sisi lain, mantan pejabat yang telah menduduki sejumlah jabatan penting di Pemkab Lamteng ini mengajak siswa-siswi SLTA dapat melakukan kegiatan pramuka bersama di Lamteng.

“Sehingga ada keterpaduan walaupun kewenangan di pendidikannya menjadi ranah pemerintah provinsi,” ajaknya.

Lebih jauh Abdulhak berbicara tentang Lamteng. Ini berkaitan dengan tagline kepala daerah yang sedang menjabat. Saat ditanya terkait hal itu, dia menyatakan selama ini beda kepala daerah beda tagline yang dianggapnya kurang baik.

“Sedikit sumbang saran untuk tagline Lampung Tengah yang dicanang Bapak Andi Achmad (mantan Bupati Lamteng) bisa dijadikan motto atau tagline yang baku. Jadi jangan setiap ganti pemimpin berganti tagline, ini kurang baik. Saya berharap jangan hilangkan peninggalan Kanjeng (Andi Achmad) soal Beguwai Jejamo Wawai, karena menurut saya sudah cukup baik, dalam segi bahasa maupun implementasinya,” ucapnya.

Sementara, Bupati Lamteng Musa Ahmad dalam audiensinya menyatakan siap mendukung program kepramukaan.

“Program Pramuka selama ini cukup baik dan memang harus didukung bahkan lebih ditingkatkan,” ujar bupati. (rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *