Radarlamteng.com, RUMBIA – Mbah Mijan Miharjo (59) dan muridnya, Adiyanto (45) menyatakan bertaubat dari kepercayaan yang dianutnya selama dua tahun terakhir ini.
Kedua warga Reno Basuki Kecamatan Rumbia, Lampung Tengah (Lamteng) ini mengakui bahwa selama ini dia memeluk ajaran yang tidak sesuai dengan syariat Islam.
Seperti halnya bisa memanggil rasul dan malaikat kapapun dia mau. Kemudian mengubah ayat-ayat dalam Alquran sehingga membuat beda arti.
Keduanya mengucap dua kalimat Syahadat di Musala At-Taufik kompleks Mapolsek Rumbia. Pengucapan kalimat ini disaksikan unsur Forkopimcam Rumbia dan Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan dalam Masyarakat (Pakem) Kabupaten Lamteng, Selasa (9/3/2021).
Dalam pernyataannya, Mbah Mijan mengakui bahwa selama ini dia menganut aliran yang menyimpang dari syariat. “Saya meminta maaf kepada masyarakat, kepada pemerintah dan kepada semua pihak atas kesalahan saya sebagai manusia biasa,” katanya.
Dia berjanji tidak dan telah bertaubat dari ajaran menyimpang tersebut. “Mohon saya diterima lagi di masyarakat. Dan saya berharap semoga anak cucu saya tidak mengikuti saya,” katanya. (rid)
