Wujudkan Usaha yang Sehat, Bupati Lamteng Tekankan Koperasi Patuhi Aturan

Radarlamteng.com, KOTAGAJAH – Pemkab Lampung Tengah mengajak seluruh pelaku koperasi yang berada di kabupaten ini menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Tujuannya, untuk mewujudkan pengelolaan usaha koperasi yang sehat.

Hal ini dikatakan Bupati Lamteng Musa Ahmad saat menghadiri kegiatan sosialisasi pemeriksaan dan pengawasan bagi pengawas koperasi tahun 2021 di Aula BMT Assyafi’iyah Berkah Nasional, Kotagajah, Kamis (8/4/2021).

Menurut Bupati, pembinaan maupun pengawasan terhadap koperasi saat ini kewenangannya berada pada institusi pemerintahan daerah. Karena itu, Pemkab Lamteng melalui Dinas Koperasi dan UKM terus berupaya melakukan hal tersebut.

“Koperasi merupakan salah satu lembaga ekonomi yang dapat menggerakkan demokrasi ekonomi. Melalui koperasi yang lebih mengutamakan kepentingan bersama, serta taat aturan maka kesejahteraan anggota koperasi akan meningkat,” kata Bupati.

Untuk dapat memiliki koperasi yang berperan dalam kehidupan ekonomi rakyat, maka koperasi harus mampu berperan sebagai penyeimbang dalam kegiatan ekonomi, dan meningkatkan kualitas kehidupan berkoperasi.

“Sebagai penyeimbang kekuatan ekonomi, koperasi berperan dalam mendorong munculnya ekonomi biaya rendah, dengan cara memacu efisiensi yang bersifat teknis, alokatif dan sosial. Hal ini diperlukan koperasi dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat, terutama yang datangnya dari kekuatan usaha yang lebih besar, dan mendominasi dalam pasar dan harga,” jelasnya.

Karena itu, koperasi di Lamteng agar dapat terus memainkan perannya dalam meningkatkan kualitas. Seperti dalam hal kelengkapan organisasi, mengontrol penghimpunan dana, keseimbangan dana, penyaluran dana, penilaian kesehatan usaha simpan pinjam, dan penerapan sanksi, dengan harapan koperasi di Lampung Tengah dapat lebih baik lagi dan terus berjaya.

Sementara, Kadis Koperasi dan UKM Lamteng Makmuri, SH yang sekaligus ketua panitia penyelenggara menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti 55 peserta berasal dari unsur pengawas koperasi di Lamteng.

Tujuan kegiatan, untuk memberikan informasi dan pelaksanaan kepatuhan peraturan-peraturan perkoperasian. “Sasaran kegiatan ini adalah mengkonsolidasikan peran pengawasan terhadap penerapan asas dan prinsip koperasi maupun kepatuhan pada undang-undang koperasi Nomor 25 Tahun 1992 melalui peningkatan kepatuhan terhadap legalitas usaha serta transaksi,” jelasnya.

Kemudian, dapat terwujudnya pengelolaan koperasi yang sehat dan sesuai dengan peraturan serta meningkatkan citra dan kredibilitas kegiatan koperasi sebagai lembaga keuangan yang mampu mengelola kegiatan usaha dan meningkatkan manfaat ekonomi anggota dalam kegiatan usaha koperasi. (rls/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *