Ni Ketut Dewi Nadi Laksanakan Sosper Nomor 3 Tahun 2020 di Seputihjaya

Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Ni Ketut Dewi Nadi, ST melakukan Sosialisasi Peraturan (Sosper) Daerah nomor 3 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Sosper ini, dilaksanakan di Kebun Edukasi Perjuangan, Kelurahan Seputihjaya, Kecamatan Gunungsugih Kabupaten Lampung Tengah, Minggu (14/02/2021).

Ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menekan penyebaran COVID-19 di Provinsi Lampung. Dalam perda ini telah di atur terkait pencegahan dan pengendalian Covid-19. Sosper ini di hadiri oleh 50 peserta dengan menerapkan protokol kesehatan, dan pemaparan perda disampaikan oleh dua narasumber. Dalam kesempatan ini, juga turut di hadiri oleh Anggota DPR RI I Komang Koheri.

“Semua telah di atur dalam perda ini, untuk melakukan pencegahan dan pengendalian di Provinsi Lampung khususnya Lampung Tengah yang menjadi zona merah. Dengan di sosialisasikan ya perda ini, mudah-mudahan Lampung Tengah bisa kembali menjadi zona hijau,” jelas Ni Ketut Dewi Nadi.

Ia menjelaskan, ada sanksi yang diberikan akibat pelanggaran yang dilakukan dalam perda ini. Jika terdapat masyarakat yang tidak menerapkan protokol kesehatan bisa dikenakan sangsi teguran, hukum sampai penerapan sangsi denda. Di harapkan, peserta sosper ini yang di ikuti oleh tokoh masyarakat, ketua organisasi masyarakat dan perangkat kampung dapat ikut menyampaikan maksud dan tujuan dalam perda ini.

“Sangsi untuk yang melanggar juga sudah diatur dalam perda ini, mulai dari teguran, sangsi hukum hingga denda. Saya berhadap, kepada peserta yang hadir dapat berpartisipasi memberikan pemahaman kepada masyarakat luas untuk melakukan pencegahan dan penanggulangan COVID-19,” imbuhnya.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung ini juga menjelaskan bahwa pasca perda ini di sahkan, para legislator gencar untuk melakukan sosialisasi perda. “Kita selalu menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan 3 M dan menjaga jarak serta mengurangi mobilitas. Selain itu, juga untuk menjaga imun dan mengkonsumsi makan bergizi yang merupakan cara pencegahan virus corona” paparnya.

Ia juga berharap, dengan adanya sosper ini pencegahan penyebaran COVID-19 bisa terus di gencarkan di tengah masyarakat. Karena mengingat kasus covid di Lampung kian harus terus di kendalikan.

“Dengan adanya perda ini saya harapkan untuk pencegahan dan pengendalian covid di Lampung dan bisa mengurangi kasus dan menekan angka penyebaran. Karana kita tahu update tanggal 13 Februari 2021, terdapat 599 kasus kematian di Lampung,” pungkasnya.

Sementara, Sumarsono selaku Ketua DPRD Lampung Tengah, menerangkan bahwa selama ini kegiatan dimasyarakat yang menyebabkan kerumunan masih kerap dilakukan, dan masih banyak masyarakat yang melanggar Prokes. Melihat hal tersebut, ia akan segera menyurati Komandan Kodim dan Kapolres Lampung Tengah serta satgas COVID-19 Lamteng, untuk menerapkan perda ini secara tegas.

“Besok, saya akan surati Dandim dan Kapolres Lampung Tengah dan satgas COVID-19. Untuk terapkan perda secara tegas. Kalau ada sangsinya lakukan. Mengingat Lamteng saat ini berada dalam zona merah,” pungkasnya. (cw29/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *