Anggota Komisi I DPRD Lamteng Minta APH Usut Dugaan Pemotongan BLT UMKM di Sriwaylangsep

Radarlamteng.com, GUNUNGSUGIH – Anggota Komisi I DPRD Lampung Tengah Agus Triono meminta supaya Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut tuntas dugaan pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM di Kampung Sriwaylangsep Kecamatan Kalirejo.

Hal tersebut disampaikan Agus Triono usai melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK), Bagian Hukum Pemkab Lamteng dan camat, Selasa (2/2/2021)

“Kami meminta supaya penegak hukum dapat mengusut tuntas. Ini sebagai bahan pembelajaran, karena pemotongan ini indikasinya dalam anggaran 2020, dan penangan pandemi Covid-19 di Tahun Anggaran 2021 ini masih berlanjut. Bansos itu akan turun lagi, kalau tidak ada tindak lanjut akan menjadi kebiasaan,” ujar Agus.

Menurutnya, apapun bentuknya jika terjadi pemotongan dalam penyaluran bansos itu, telah menyalahi aturan. Jika terbukti, terjadi pemotongan bantuan UMKM di Kampung Sriwaylangsep, harus ditindak dengan tegas, supaya hal serupa tidak terulang kembali.

“Apa bila terbukti ada pemotongan BLT UMKM di Kampung Sriwaylangsep, kami meminta kepada penegak hukum diharapkan dapat bekerja dengan maksimal. Apapun bentuk hukumannya sesuai dengan ketentuan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, secara teknis pengajuan BLT UMKM dilakukan secara bottom up. Jika terealisasi, maka bantuan tersebut bukan merupakan bantuan untuk penunjang kehidupan, melainkan untuk penunjang usaha. “Kalau itu dipotong, dana yang didapat pelaku UMKM tidak penuh, itu menyalahi aturan. Tadi saya sudah sampaikan kepada Kadis PMK, Bagian Hukum dan Camat, jika itu terbukti kami akan tindak tegas,” pungkas Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini. (cw26/rid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *