Gagal Nikah Pemuda 22 Tahun Gantung Diri

Radarlamteng.com, PADANGRATU – Keheningan warga Kampung Kotabaru, Kecamatan Padangratu, Lampung Tengah (Lamteng), pecah lantaran ditemukan pemuda berusia 22 tahun yang berisnial JK warga Dusun 2 RT 6 Kampung Sumbersari, kecamatan setempat gantung diri digubuk terbuka perkebunan kelapa sawit.

Berdasarkan informasi dari Kapolsek Padangratu, Kompol Indra Harlianto, S.E, M.H, hasil dari olah tempat kejadian perkara (TKP) Polsek dan Puskesmas Padangratu, tidak menemukan bekas kekerasan fisik pada korban. Diduga korban meninggal dunia akibat gantung diri (bunuh diri), korban ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB.

Menurut Kompol Indra, tiga hari sebelum ditemukan gantung diri, JK pernah menjelaskan akan bunuh diri kepada keluarga saat berada dirumah dikarenakan gagal untuk melakukan pernikahan. ”Latar belakang korban melakukan gantung diri diduga depresi dengan gagalnya melangsungkan pernihakannya dengan wanita yang dicintai,” ujar Kompol Indra.

Lebih lanjut kepada Radar Lamteng, Sabtu (24/11), Kompol Indra menjelaskan, saat memeriksa korban tanda-tanda pada tubuh korban tidak ada bekas unsur penganiayaan. Dibagian tubuh korban, khususnya leher terdapat bekas memar akibat ikatan tali. Sedangkan dibagian mulut mengeluarkan darah kekuningan.
Setelah anggota Polsek dan Puskesmas Padangratu melaksanakan olah TKP, mencari saksi-saki dan mengamankan barang bukti dan korban murni gantung diri. ”Kami menyerahkan jenazah kepada keluarga korban, untuk dikebumikan. Sedangkan kasus gantung diri tersebut, kini ditangani Polsek Padangratu,” terang Kompol Indra.
Atas kejadian ini dan korban murni dinyatakan gantung diri, Polsek Padangratu menerima surat keterangan pernyataan dari pihak keluarga untuk tidak dilakukan otopsi. Setelah selesai diperiksa oleh tim medis, jenajah lalu dimandikan dan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Kampung Sumbersari. Dan bagi keluarga yang ditinggalkan, diharapkan menerima keperdian JK dengan cara seperti ini dan tidak disangka serta diduga.(win)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *