Batalyon B Pelopor,  Latihan Pertempuran Hutan

Latihan – Anggota Brimob Batalyon B Pelopor Polda Lampung dalam sesi Latihan pertempuran hutan di Mako Brimob setempat, Selasa (31/7).

 

RADARLAMTENG.COM, GUNUNGSUGIH – Sebanyak 150 personil Batalyon B Pelopor Polda Lampung, melaksanakan latihan Jungle Warfare (Pertempuran Hutan) di Mako Brimob setempat. Pelatihan ini akan di laksanakan selama empat hari mulai dari 31 Juli sampai 03 Agustus mendatang. Hal tersebut di lakukan guna mengantisipasi pergerakan kelompok radikalisme dan intoleransi pancasila yang termonitoring. Selain itu juga mempersiapkan diri para anggota untuk pengamanan di wilayah lain.

Komandan Batalyon B Pelopor Polda Lampung,  HJP Siahaan menjelaskan bahwa pertempuran hutan ini merupakan latihan rutin para anggotanya untuk meningkatkan kemampuan yang telah di miliki oleh para angota Batalyon B Pelopor.

“Ini merupakan kegiatan rutin yang sering kami lakukan,  untuk meningkatkan kemampuan mereka (Anggota). Kegiatan ini kami laksanakan selama empat hari,  dari pelatihan ini amggota akan mengikuti pelatihan materi di kelas,  dan lapangan,” ujar Komandan Batalyon B Pelopor,  Polda Lampung,  HJP Siahaan,  31/07/2018.

Adapun maksud dan tujuan di laksakananya pelatihan ini, guna mengantisipasi pergerakan kelompok radikalisme dan intolerabsi pancasila, serta persiapan event nasional. Dalam dua hari pertama para anggota brimob akan mendapatkan pelatihan materi di Mako Brimob,  lalu dalam dua hari berikutnya,  mereka akan memprakkan langsung ilmu yang di pelajari. Adapun sembilan materi yang di pelajari,  anataranaya Mountenering, Navigasi darat,  Surfiver, menembak dan baladiri serta Jungle Warfare, pioner dan evakuasi.

“Saya sampaikan kepada personil bahwa tujuan latihan ini untuk mengantisipasi pergerakan-pergerakan kelopok radikalisme dan intoleransi pancasila yang termonitor, dan menjadi atensi pimpinan. Walaupun ini sifatnya laithan tapi berlakulah seolah-olah kita di dalam medan tugas. Setelah mereka mendapatkan pelatihan materi,  nantinya para angota akan mempraktikanya di lapanagan,  di medan hutan yang ada di Lampung Tengah, ” paparnya.

Kemampuan pertempuran hutan harus dimiliki oleh setiap anggota Brimob nanti mereka harus mampu menguasai sembilan materi yang di berikan. “Saya tekankan kepada anggota yang ikut pelatihan supaya bisa menguasai dan memahami setiap materi yang di sampaikan. Tetap semangat dalam latihan pahami materi, lakukan pelatihan dengan serius dan jaga keslamatan, ” tandasnya. (cw26)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *